Kompetisi OASE PTKIN 2026 Cabang Fisika Jadi Ajang Pengembangan Kemampuan Sains Mahasiswa

Yogyakarta – Kompetisi Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (OASE PTKIN) 2026 cabang Fisika menjadi salah satu ajang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik, khususnya dalam bidang sains. Kompetisi ini bertujuan untuk mengukur penguasaan konsep keilmuan, meningkatkan kemampuan berpikir analitis, serta mengasah keterampilan pemecahan masalah (problem solving) mahasiswa di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Kompetisi OASE PTKIN cabang Fisika diperuntukkan bagi mahasiswa aktif program sarjana (S1) dari berbagai PTKIN di Indonesia. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menguji kemampuan dan pengetahuan yang telah dipelajari selama perkuliahan sekaligus menunjukkan potensi akademiknya dalam bidang fisika.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Shanti Aurina selaku narasumber dalam wawancara bersama Rafiatul Hasanah, S.Pd., M.Pd., kompetisi ini mencakup berbagai materi fisika, mulai dari Mekanika Klasik, Mekanika Kuantum, Elektromagnetik, Termodinamika, Elektronika, Optik dan Gelombang, Fisika Statistik, hingga Fisika Modern. Cakupan materi tersebut menuntut peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan konsep fisika dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

Pelaksanaan babak penyisihan atau semifinal OASE PTKIN 2026 cabang Fisika dilakukan secara daring melalui sistem Computer Based Test (CBT) di masing-masing kampus PTKIN. Tahapan ini dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 WIB, dengan durasi pengerjaan selama 120 menit. Peserta dihadapkan pada 40 soal pilihan ganda yang dirancang untuk menguji pemahaman konsep, kemampuan analisis, serta ketepatan dalam menyelesaikan persoalan fisika.

Selanjutnya, sebanyak 10 peserta terbaik berhak melaju ke babak final yang diselenggarakan secara luring dan terpusat di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Tahapan final menjadi kesempatan bagi para peserta terpilih untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam kompetisi tingkat nasional tersebut.

Penyelenggaraan kompetisi ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana untuk mendorong peningkatan kualitas keilmuan mahasiswa PTKIN. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menjaring talenta-talenta unggul yang memiliki kemampuan dan potensi dalam pengembangan ilmu fisika.

Melalui kompetisi OASE PTKIN 2026 cabang Fisika, mahasiswa diharapkan semakin termotivasi untuk memperdalam pengetahuan, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan daya saing akademik. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah bagi mahasiswa PTKIN untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang fisika.

(NA)

Bagikan: