s1.tadrisipa@uinkhas.ac.id

Kolaborasi PJPH UIN KHAS Jember dan KKN-K Tadris IPA Dorong UMKM Sumberkejayan Urus Legalitas dan Sertifikasi Halal

Home >Berita >Kolaborasi PJPH UIN KHAS Jember dan KKN-K Tadris IPA Dorong UMKM Sumberkejayan Urus Legalitas dan Sertifikasi Halal
Diposting : Rabu, 20 Aug 2025, 08:16:51 | Dilihat : 101 kali
Kolaborasi PJPH UIN KHAS Jember dan KKN-K Tadris IPA Dorong UMKM Sumberkejayan Urus Legalitas dan Sertifikasi Halal


13 Agustus 2025 — Pusat Jaminan Produk Halal (PJPH) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember berkolaborasi dengan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) Kelompok 59 Desa Sumberkejayan menggelar program OPTIMUS (Optimalisasi UMKM Sumber Kejayan di Era Digital). Program ini mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk beradaptasi di era digital, mengurus legalitas usaha, memenuhi standar halal, dan menjaga kesehatan masyarakat.

Acara di Posko KKN-K Kelompok 59 ini dihadiri lebih dari 30 peserta, terdiri dari pelaku UMKM, masyarakat desa, dan mahasiswa. Sorotan utama kegiatan adalah pemaparan materi oleh M. Wildan, H., M.Pd. , Dosen Tadris IPA sekaligus Sekretaris Pusat Jaminan Produk Halal (PJPH) UIN KHAS Jember, yang menjelaskan urgensi legalitas usaha dan sertifikasi halal. “Dengan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal, pelaku usaha akan memiliki posisi tawar lebih kuat, meningkatkan kepercayaan konsumen, dan membuka peluang ke pasar yang lebih luas,” ungkapnya.

A group of men sitting on a bench

AI-generated content may be incorrect.

Wildan juga menguraikan tahapan praktis pembuatan NIB dan pengajuan sertifikat halal, mulai dari persyaratan administrasi hingga proses verifikasi. Ia menegaskan bahwa produk bersertifikat halal memiliki keunggulan kompetitif, akses ke pasar modern, kemudahan masuk platform e-commerce, bahkan peluang ekspor.

Dosen Pembimbing Lapangan, Badrut Tamam, S.H., M.H., memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan OPTIMUS. Menurutnya, UMKM saat ini tidak hanya dituntut melek digital, tetapi juga perlu memperkuat legalitas usaha sebagai benteng menghadapi persaingan global. “Program ini adalah langkah tepat yang memadukan edukasi, pendampingan, dan perlindungan usaha, sehingga UMKM desa memiliki fondasi yang kuat,” ujarnya.

Pemateri kedua, M. Niamul Khoir, S.H. , pelaku UMKM sekaligus pencetus brand Nasi Goreng Sarjana Gila, membagikan pengalaman membangun usaha dari nol hingga sukses memanfaatkan strategi branding dan digital marketing. Ia menekankan pentingnya inovasi dan ciri khas produk, serta pemilihan lokasi usaha yang strategis untuk menjangkau konsumen.

Selain sesi edukasi, mahasiswa KKN-K Kelompok 59 juga memberikan layanan cek kesehatan gratis berupa pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, dan asam urat. Layanan ini dimanfaatkan warga sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesehatan.

A group of people standing in a room

AI-generated content may be incorrect.

Koordinator Desa KKN-K Kelompok 59, Prambudi Dwi Chaesar Putra , menutup kegiatan dengan menegaskan bahwa kolaborasi dengan PJPH UIN KHAS Jember memberikan manfaat nyata. “Tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membantu langsung membuat NIB dan sertifikat halal, sehingga pelaku UMKM benar-benar siap bersaing,” ujarnya.

Dengan sinergi antara PJPH, mahasiswa, dan pemerintah desa, Desa Sumberkejayan diharapkan mampu melahirkan UMKM yang legal, berdaya saing, dan memiliki kepercayaan konsumen yang kuat. (MWH)

Berita Terbaru

Pengabdian Kepada Masyarakat : Dosen Tadris IPA Ikut Sukseskan Sosialisasi Sertifikasi Halal di RRI Jember
27 Feb 2026By oprtadrisipa
Alumni Tadris IPA Jawab Tantangan dan Kebutuhan Pasar Kerja
27 Feb 2026By oprtadrisipa
Sinergi Tadris IPA UIN KHAS Jember Dorong Percepatan Sertifikasi Halal UMKM di Jember
14 Dec 2025By oprtadrisipa

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru

Lowongan

;