Tadris IPA UIN KHAS Sukses Selenggarakan International Guest Lecture Menghadirkan Akademisi dari USA
Jember – Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember sukses menggelar kegiatan International Guest Lecture dengan tema “Empowering STEM Education to Support the Next Generation Science Standards” pada Jumat, 13 Juni 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Bapak Anjar Putro Utomo, S.Pd., M.Ed, seorang pendidik sekaligus peneliti yang berpengalaman dalam mengembangkan pembelajaran sains berbasis STEM di tingkat internasional.
Acara yang dilaksanakan di ruang pertemuan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan ini dihadiri puluhan mahasiswa Tadris IPA. Sejak awal, suasana terlihat hidup karena mahasiswa begitu antusias menyambut kesempatan untuk belajar langsung dari praktisi pendidikan yang telah menempuh studi doktor di Minisotta University USA.
Dalam paparannya, Bapak Anjar menjelaskan bahwa pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) merupakan pendekatan terpadu yang sangat relevan untuk menghadapi tuntutan abad 21. Menurutnya, STEM tidak sekadar mengajarkan materi pelajaran, tetapi juga membentuk keterampilan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif yang dibutuhkan generasi masa depan.
Beliau juga menekankan pentingnya penerapan Next Generation Science Standards (NGSS) yang memberikan arah baru dalam pendidikan sains. NGSS mendorong siswa untuk aktif bereksperimen, mengeksplorasi, dan memecahkan masalah nyata di masyarakat. “Guru bukan hanya penyampai materi, tetapi fasilitator proses berpikir ilmiah,” tegasnya.
Selain teori, narasumber membagikan berbagai contoh penerapan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang terintegrasi dengan teknologi. Mahasiswa diajak untuk membayangkan model pembelajaran yang memanfaatkan isu-isu lokal sebagai bahan kajian, sehingga ilmu yang dipelajari menjadi lebih kontekstual dan bermakna.
Tidak hanya itu, sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Mahasiswa bertanya mulai dari tantangan implementasi STEM di sekolah-sekolah Indonesia, strategi integrasi teknologi di kelas, hingga cara membangun minat belajar sains di kalangan siswa. Bapak Anjar menjawab setiap pertanyaan dengan contoh konkret yang mudah dipahami.
Ketua Program Studi Tadris IPA dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen prodi untuk memperkaya wawasan mahasiswa. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori pembelajaran, tetapi juga mendapatkan inspirasi dari praktik terbaik di tingkat internasional,” ujarnya.
Mahasiswa yang hadir mengaku mendapatkan banyak ilmu baru. Salah satunya, Anissa, mahasiswa semester enam, mengatakan bahwa kegiatan ini memotivasi dirinya untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis STEM. “Saya jadi lebih paham bagaimana mengaitkan sains dengan kehidupan nyata dan teknologi,” tuturnya.
Di akhir acara, Bapak Anjar memberikan pesan bahwa calon guru sains harus berani berinovasi dan terus belajar. “Pendidikan adalah kunci untuk mempersiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan global. Mulailah dari kelas Anda,” pesannya.
Dengan terselenggaranya International Guest Lecture ini, diharapkan mahasiswa Tadris IPA UIN KHAS Jember semakin siap untuk mengimplementasikan prinsip-prinsip STEM dan NGSS dalam pembelajaran sains. Hal ini sejalan dengan visi prodi untuk mencetak pendidik yang inovatif, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.




